Pengaruh Qur’an Terhadap Organ Tubuh

30 Desember 2012 10:14
Dewanti, Alpha CMa

Oleh: dr.Ahmad Al Qadhiy, USA

Kekuatan membaca Al Qur’an kini menjadi perhatian yg begitu besar diberbagai kalangan. Pertanyaan-pertanyaan tentang dampak Al Qur’an pada manusia juga sangat berkembang. Maka dilakukan penelitian tentang Al Qur’an di kota Panama wilayah Florida. Tujuan pertama penelitian ini a/ untuk mengetahui dampak Al Qur’an padaa organ tubuh manusia. Respondennya terdiri dari 3 kelompok:

1. Muslimin yg bisa berbahasa Arab
2. Muslimin yg tidak bisa berbahasa Arab
3. Non Islam yg tidak bisa berbahasa Arab

Nah, pada semua kelompok itu dibacakanlah sepotong ayat Al Qur’an dalam bahasa Arab dan kemudian dibacakan terjemahannya dalam bahasa Inggris.
Berdasarkan elektrisitas listrik dalam otot-otot, maka semakin bertambah menyebabkan bertambah pula cengkraman otot. Dan untuk memonitor perubahan-perubahan ini menggunakan kabel listrik yg dipasang di salah satu ujung jari tangan. Adapun monitoring volume darah yg mengalir pada kulit sekaligus memonitor suhu badan, maka hal itu ditunjukkan dengan melebar atau mengecilnya pori-pori kulit. Ketika terjadi ketegangan, pori-pori mengecil, maka mengecil pulalah darah yang mengalir pada kulit dan suhu badan, serta detak jantung.

97% percobaan ini berhasil menemukan perubahan dampak fisiologis yakni menurunnya kadar tekanan pada saraf secara spontanitas.
Terdapat perbedaan org2 yg dibacakan/ membaca Al Qur’an dengan yg tidak. Bawasannya posisi duduk dan diam serta tidak mendengarkan satu ayatpun, maka ia tidak mengalami perubahan ketegangan apapun.
Hasil penelitian ini bawasannya Al Qur’an memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap saraf, terlihat pada perubahan energi listrik pada otot2 organ tubuh dan perubahan yg terjadi pasa kulit, peredaran darah, perubahan detak jantung, volume darah yang mengalir pada kulit, dan suhu badan.
Seperti yg kita ketahui bahwa ketegangan saraf akan berpengaruh kepada disfungsi organ tubuh yang dimungkinkan terjadi karena produksi zat kortisol atau zat lainnya ketika merespon gerakan antara saraf otak dan otot. Oleh karena itu pada kondisi ini pengaruh Al Qur’an terhadap ketegangan saraf akan menyebabkan seluruh badannya akan segar kembali, sehingga dapat mengindari diri dari berbagai penyakit..terutama tumor otak atau kanker otak.

“Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Qur’an) kepada mereka yg Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami, menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yg beriman” (Q.S Al A’raf: 52)

Sumber:
Tim Pembinaan LDS 14. (2008). Kumpulan Tausiyah dalam Materi Tarbiyah Super Keren: Silabus Program Mentoring Islam SMA N 14 Jakarta. Jakarta: Lembaga Dakwah Sekolah 14.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s