behind name

There always a story behind names…

Saya terlahir dengan nama yang cukup panjang (default penamaan dari ortu: terdiri atas 4 suku kata), dan terdengar ‘aneh’ di telinga. Ketika sd, saya pernah dikira orang nasrani oleh teman2 saya yg masih pada cupu (-.- dikira penyusup/mata2 di sd Muhammadiyah 3). Pas sma dikira muallaf. Awal masuk kuliah, senior yg liat nama panjang saya di database maba kaget ketika di kolom isian ikut mentoring atau tidak, saya menjawab ‘ya’, trus melingkari ‘halaqah rutin’. Lebih kaget lagi pas liat saya pake jilbab lebar. Ternyata sebelumnya dikira nasrani juga. Nasip…

Well, nama saya entah, paling beda dari kakak & adik2 saya. Yang lain masih ada nuansa islaminya, saya beda sendiri. Jika ada yang bertanya2 makna dibaliknya, baiklah saya jelaskan sedikit. πŸ™‚

Eliza, nama pemberian oma yg seorang muallaf asal manado, katanya punya arti ‘cantik’. Nama ini tentu punya meaning beda dalam versi nasrani. Tetapi kemudian saya modify sedikit; menurut saya, eliza itu adalah bahasa inggris dari al ‘izzah, yang berarti kemuliaan, harga diri.

Fardina, mama bilang diambil dari nama model (what?) jaman itu. Lalu jessilia; adalah kependekan dari jenewa swiss & australia. Ceritanya dulu saat mama sedang hamil saya, papa yg seorang wartawan RRI sedang ditugaskan ke sana. Sedangkan Hala, adalah marga dari keluarga papa yg dari gorontalo. That’s all. Tidak ada arti khusus jika dirangkai. πŸ™‚

Nah, agak berbeda dengan sejarah dibalik nama husband…

Menurut penuturannya, Luqman adalah pemberian nama dari buleknya alias adik dari ibu. As you know, Luqman adalah nama surat ke-31 di Alquran. Mungkin karena nama ibu diambil dari nama surat di Alquran (ibu bernama Mariyam), bulek terinspirasi untuk memberi nama yang juga diambil dari Alquran.

Sedangkan Zaini, adalah singkatan dari nama bapak & ibu. Kreatif ya? :D. Dalam bahasa arab, zaini berarti ‘perhiasanku’. Lucunya, dulu saat menamai masku dengan nama ini, ibu & bapak nggak tahu kalau zaini itu ada artinya tersendiri. Nah, mulai dari sinilah nampaknya, tradisi memberi nama anak dengan nama gabungan kedua ortunya dimulai. Nama adik2 iparku, kemudian nama anak2 bulek, juga diberi singkatan gabungan nama kedua orangtua. Dari sinilah, saya kemudian ingin menamai anak kami nanti dengan nama gabungan juga. Meneruskan tradisi. πŸ™‚
***

After all, pepatah mengatakan bahwa nama adalah doa. Saya sendiri meyakini, di setiap nama, Allah titipkan misi tertentu padanya. Untuk diemban sepanjang hidup si pemilik nama. Maka di satu masa saya pernah merenung mendalami makna nama saya, mencari tahu misi apakah yang hendak Allah titipkan pada saya. Dan username blog ini, adalah singkatan nama saya, sekaligus hasil dari perenungan tadi.
***

There always a story behind names. What’s yours? πŸ™‚

Advertisements

One thought on “behind name

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s