kisah istiqamah

Maukah kau kuceritakan sedikit, kisah tentang istiqamah?

Seorang kakek, di usianya yang senja. Terjaga dari tidurnya pukul tiga dini hari. Pelan melangkah ke kamar mandi di belakang rumahnya, mengambil wudhu. Kemudian dalam hening, mendirikan shalat tahajjud. Syahdu.

Bertahun-tahun, kakek tersebut selalu mendirikan shalat tahajjud, di tiap sepertiga malam yang akhir. Setiap hari, tidak pernah absen.

Dan tahukah, apa motivasi utama dibalik istiqamahnya beliau?

Untuk menyebut satu persatu nama anaknya, dua puluh delapan cucunya, juga cicitnya, semua keturunannya; agar Allah limpahkan kebaikan, penjagaan, dan berkah yang tiada habis. Satu persatu nama, beliau sebut dalam doanya. Tiada yang terlewat.

Kakek itu.. Simbah kami tercinta. Simbah Suhadi.
***

Limpahkan pula baginya, apa yang simbah doakan untuk kami, Allah..

image
Simbah bersama Ayuma (cicit)

(untuk teman2 dalam lingkaran, terima kasih sudah berbagi kisah istiqamah. Semoga amalan kecil kita dapat mengantar ke surga..)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s