catatan bunda: kau makin mandiri…

image

Dear my daughter Maryuma..

Bulan september kemarin adalah bulan pertama kita kembali beraktivitas di daycare setelah lebih dari 1 bulan kita ‘berlibur’ di kampung halaman ayahmu di jogja ;). Dirimu yang sudah semakin besar, sudah bisa merangkak (tanpa sebelumnya bisa merayap), sudah mulai bisa ditinggal main sendiri… namun ternyata ada sifat baru yang muncul; kau jadi begitu nempel lengket dengan bundamu nak, dan tak bisa liat bunda hilang dari pandangan atau menjauh darimu sebentaaar saja, untuk ‘berbagi perhatian’ dengan anak2 daycare yang lain… Kau langsung merengek, dan belakangan malah langsung menangis sedih.. :).


(Padahal bunda ingat dulu Ayuma tidak seperti itu; kamu kan benar2 anak yang pengertian sayang…) Dan bunda biasanya menyerah; langsung menghampirimu kembali, kemudian mendekapmu erat, hanya tersenyum sambil mengelus kepala dan pundak kecilmu, “nggak apa2 nak, bunda cuma sebentar…”

Di awal bahkan bunda sempat ragu apakah benar2 bisa melanjutkan mengabdi di daycare atau tidak, mengingat dirimu yg selalu nempel, dan yg paling bunda khawatirkan sebenarnya adalah karna tahap perkembanganmu yg benar2 sedang tak bisa ditinggal walau sebentar, karna dirimu sedang latihan berdiri pegangan, lalu kau suka lepas pegangan secara tiba2 (betapa shock bundamu nak, ckck) :D. Beberapa kali bunda berdiskusi dengan ayahmu, karena kolokanmu ini sedikit membuat bunda bertanya2 ‘kenapaa’, karena aktivitas bunda yg sekarang memang membutuhkan bunda untuk bisa proporsional membagi perhatian pada yang lain.. Sempat ayahmu bertanya, “pernah ngga Ayuma ditinggal lama sampai nangis lama, karena kelihatannya dia seperti trauma..”, yg bunda jawab cepat dengan tidak, karena bunda tak mau dan tak akan pernah membiarkanmu menangis lama saat kau merasa bunda tak di sisimu.. Namun di setiap diskusi dengan ayah, bunda sendiri yg akhirnya menyimpulkan, menguatkan diri, “nggak apa2 yah, Ayuma memang lagi butuh aku di dekatnya..”. Bunda coba mengerti dirimu, sayang. 🙂

image

Tetapi hari inilah, untuk yg pertama kalinya, Ayuma bs bunda tinggal2 utk waktu yg lama; untuk menyiapkan makanan kakak Husein & kakak Leora, menyuapi mereka, mengajari mereka hafalan surat dan menempel huruf di dinding, memandikan & membantu keduanya berpakaian… Butuh sebulan lebih ternyata bagimu untuk benar2 beradaptasi sayang. Di satu sisi bunda legaa sangat, kau sudah semakin besar nak, dan duduk serta berdirimu makin stabil, membuat bunda merasa tak perlu banyak khawatir lagi soal keseimbanganmu, dan terlebih soal sifat kolokanmu.. Kau sudah makin mandiri sekarang..

Namun di sisi lain bunda merasakan ada yang hilang.. It feels like, kau sudah mulai bisa lepas dari kelengketan dengan bundamu, dan itu membuat bunda rinduu >_< sekarang bunda yg merasa mulai ditinggal olehmu. ah betapa mellownya. Padahal ini Ayuma masih bayi lhooo, pada waktunya nanti bunda akan merasakan 'ditinggal' olehmu yg makin besar dan kelak punya dunia sendiri…

Ah, jadi teringat mama bunda, omamu, sayang. Bagaimanakah perasaannya, berpisah dengan anak perempuannya yang sejak lahir tak pernah jauh dari sisinya, untuk hidup bersama orang lain…?

Bunda tak sanggup membayangkannya sekarang jika itu terjadi pada bunda kelak, nak :') 😥

Advertisements

2 thoughts on “catatan bunda: kau makin mandiri…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s