the path: dua berlian

Segala puji bagi Allah…

Turut bahagia, bangga, haru, ketika seiring berjalannya waktu kita menempuh path masing2, dan ada di antara kita yg Allah berikan jalan terang menuju ilmu lebih dari yg lain.. Kali ini saya akan sedikit bercerita tentang dua orang yg saya bersyukur dan bisa mengenal mereka, berharap mereka mau membagi ilmu pada saya. Mereka, dua orang brilian mipa 2008 yg path akademisnya begitu cemerlang.. Fadlina dan Ami.

image

Noer Fadlina Antra, kimia 2008. Perempuan dengan semangat yg meledak2 dalam hal menuntut ilmu apapun; menyukai kajian2, rajin ibadah, dan pernah tergabung dalam departemen kemuslimahan Mushalla ‘Izzatul Islam MIPA UI. Dalam waktu 5 tahun berhasil mendapat gelar M.Si. Ketika penelitian thesis S2 Lina berkesempatan meneliti di University of Aberdeen, UK. Kemudian beberapa kali mendapat kesempatan untuk oral presentation di forum seminar internasional, lalu turut serta berperan dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun ini sebagai juri.

Saat ini Lina tergabung dalam research group yang mendalami kimia anorganik serta menjadi asisten dosen di departemen Kimia MIPA UI. Bulan oktober ini, departemen kimia sedang giat2nya mengadakan seminar internasional dengan pembicara sekaliber profesor2 jepang yg namanya ada di diktat kuliah & jurnal2 ilmiah. Dan yg bikin iri, sehabis seminar Lina mengantar profesor2 tsb keliling UI, sambil ngobrol keren dan haha hihi bersama beliau2. Kabar terakhir, 2 pekan lalu Lina mengikuti ujian CPNS dosen UI. Kita doakan bersama agar Lina bisa berbagi ilmu dengan junior2nya di kampus… Suatu hari Lina pernah berkata, “aku ingin memperkenalkan pada semua orang bahwa Islam itu berprestasi za. Itu cita2ku dari SMA.”

image

Lalu Fahmi Maulida, yg biasa kami sapa Ami, alumni fisika angkatan 2008 asal Garut yg sangat humble dan nyunda :D. Lulus kuliah S1 berangkat ke Malaysia, menjadi research assistant di University of Malaya. Membaca curcolan Ami di status fesbuknya tentang pekerjaan yg ia kerjakan sehari2, yaitu berkutat dengan program2 fisika partikelnya, membuat kita tahu bahwa tidak banyak orang yg punya otak sebrilian Ami.

Saat ini Ami sedang di Swiss, tepatnya di lembaga dengan laboratorium fisika partikel terbesar di dunia yaitu CERN (European Organization for Nuclear Research) untuk melanjutkan penelitiannya. Seorang peneliti CERN alumni Fisika UI bahkan mengatakan bahwa Ami bisa jadi wanita pertama asal Indonesia yg kelak bekerja di CERN. Isn’t that amazing? Dan salah satu yg paling menguatkan Ami dalam perjuangan akademisnya adalah kalimat mamahnya, “jangan lupa sholat, ngaji, dan berbuat baik sama orang banyak…”

***

the path… MasyaAllah, subhanallah. Bagian dari rizki yg sudah Allah tetapkan jalannya bagi masing2 manusia. Dan masing2 kita tengah berjalan menempuh path itu. Kita tak pernah tahu apa yg menanti di ujung jalan sana, tapi selalu Allah persiapkan yg terbaik. Tinggal bagaimana kita menjemputnya.. Ke manapun kita sedang berjalan, pastikan Allah yg jadi tujuan…

Salutation to both of you, sisters. Hope the best for you always.
(Ya Allah, jadikan mereka salah satu pengharum nama bangsa dan agama ini, through sciences…)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s