piket hati

image

http://mommee.org/artikel/artikel/277-piket-hati.html

Set-set. Kaki Nadin menapak kamar mandi. Sudah tidak kesat alias mulai licin. Ah ya, sudah tiga hari ini ia belum menyikat lantai kamar mandi. Ia terngiang kata-kata ibunya; lantai kamar mandi itu harus disikat setiap hari. Bahaya kalo sedikit aja licin, penghuni rumah bisa kepleset semua. Hii, Nadin bergidik sekaligus nyengir. Segera ia ambil sikat dan menuangkan cairan pembersih lantai di lantai dan bagian bawah dinding kamar mandi. Larut dalam kegiatan sikat menyikat, pikirannya terbang ke masa lalu…

Pagi-pagi sekali Nadin dan beberapa temannya sudah ambil bagian masing-masing membersihkan mushalla kampus. Nadin kebagian tugas membersihkan kamar mandi. Wuah, bisa dibilang itu tugas berat, karena walau dibersihkan setiap hari, tapi warga kampus banyak sekali, sehingga bisa dipastikan sore hari mushalla kembali kotor dan minta jatah dibersihkan lagi. Hihi.

Dengan semangat ’45, ia ambil alat tempur piket. Karbol, cairan pembersih lantai, sikat lantai, sikat wc, lengkap. Dari tempat wudhu sampai wc, ia pastikan tak ada kotor-kotor yang terlewat. Sekitar setengah jam ia membersihkan kamar mandi, alhamdulillah selesai juga.

Alamak lumayan encok juga pinggangku ini, gumamnya dalam hati sambil meringis, mengusap-usap pinggangnya yang terasa pegal. Ia pandangi hasil kerjanya tadi. Puas sekali rasanya melihat wilayah itu sudah bersih cemerlang.

Teringatkan sesuatu, Nadin termenung. Ah, sepertinya begitu juga yang terjadi dengan hati; begitu banyak noda tertoreh setiap harinya. Dan ia harus selalu dibersihkan. Dan ‘pembersih’ untuk hati yang paling ampuh adalah istighfar. Mungkin sulit menghilangkan noda dosa-dosa, mungkin amat berat bagi kita. Tetapi lihat setelahnya, hasil istighfar membersihkan itu semua. Istighfar menyucikan hati kita. Tidakkah kita bahagia mendapati hati yang bersih, lagi senantiasa dibersihkan?

Nadin tersenyum. Ia bertekad akan lebih sering istighfar. Bahkan menurutnya, seharusnya sambil melakukan pekerjaan rumah, ia turut berdzikir dan istighfar dalam hati.

***

“Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian berdosa siang dan malam, dan Aku maha mengampuni dosa, maka mintalah ampunan kepadaKu niscaya Aku akan mengampuni kalian.” (HR. Muslim)

kredit gambar: http://pixgood.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s