there you go: walk freely, Ayuma!

setelah perjuangan panjangmu yang, bunda saksikan sendiri itu sama sekali tak mudah, finally nak, kamu bisa berjalan!

Allah…

:’)

Ayuma mulai bisa berdiri dengan bersandar di tembok di awal desember 2014, sekitar 1 bulan sebelum hari miladnya :’)

image

Kemudian ia mulai bisa berdiri, freely, untuk satu detik, enam detik, sepuluh detik, satu menit, dua menit.. lalu terduduk.

Saat di kampung halaman, akhir desember, Ayuma makin mahir berjalan dengan dituntun satu tangan. Di pekalongan, saat usianya sudah satu tahun, Ayuma masih gigih berlatih jalan. Melewati rintangan-rintangan berupa jalan berundak, sandal2 yang banyak..
Ah ya, di hari itu juga, bundanya ini baru mengerti bahwa gerakan akrobat yang selama ini dia suka lakukan; berdiri dengan tangan menopang di lantai–ia suka memeragakan ini berkali-kali, itu adalah gerakan shalat yang ia tiru! Ceritanya saya sedang shalat, Ayuma ditemani ayah bermain di area shalat di rumah simbah uyut. Saat saya sudah selesai salam, Ayuma menghampiri, duduk di sajadah, lalu ambil posisi akrobatnya yang biasa. Setelah itu ia ambil posisi bersujud (namun dengan kepala dan dada menempel di lantai). Ooh, barulah ayah-bundanya mengerti bahwa ia sedang menirukan gerakan shalat. Terharu sangaat, masyaAllah.. :””

Di tengah perjalanan Ayuma belajar jalan, musibah sakit yang ia hadapi membuatnya harus jeda selama beberapa saat. Diare dan muntah2 yang menyerangnya kemarin membuat Ayuma benar2 lemas, tak berdaya di kasur, hanya bisa mimi dan tidur πŸ˜₯ namun di Rumah Sakit Aulia, tempat Ayuma diopname, ia mulai minta dituntun berjalan lagi setelah badannya terasa membaik dan lebih segar. Dalam keadaan tangan kanan tersambung dengan selang infus! MasyaAllah gigihnya dirimu naak.. Ayuma sering sekali bosan di kamar rawat inapnya, jadi ia sering minta diajak keluar berjalan2. Dan tahukah, setiap berjalan2 keluar, darah di selang infusnya pasti balik ke arah atas, which means she has too much movements that she has to take a rest soon. Horor bgt ngga sih T___T sampai beberapa kali selang infusnya harus dibersihkan karena darah di selang mulai membeku. Tambah horor ketika selang selesai dibersihkan, sambungan selang ternyata belum kencang sehingga.. sehingga.. darahnya tumpah ke penyangga infus di tangannya & juga perban2nya. *ga tega* alhamdulillahnya cepat ketahuan, saya panik memanggil2 suster dari kamar. Ya, begitulah, aktifnya Ayuma di RS walau sedang diopname..

image

..sehingga sepulang dari RS, Ayuma seperti kembali mengulang tahap berdiri freely untuk kemudian melangkah. Januari ia masih minta dituntun. Ah, saya belum cerita tentang bagian ini ya?

Bagian di mana saat Ayuma ingin berjalan ke sana kemari, she always asking for my hand. Ia menjulurkan tangannya ke arah saya untuk minta dituntun. Jadi saat itu ia tak lagi mau merangkak. Dan saya haruss standby untuk menuntunnya kemanapun ia ingin. Capek? Jangan ditanya πŸ˜€ tetapii, catat ini, saya amat senang Ayuma selalu minta dituntun, i wonder where she would go and what did she want to do. Kadang ia juga menarik jari/tangan saya untuk dituntun. Simply menarik jari, tanpa ada suara ataupun rengekan πŸ˜€

image

6 februari, saat itu sedang bermalam di daycare untuk rapat; her first long steps. 20 langkah, nak. Yang kamu lalui dengan amat berani. Kamu takut-takut, namun tak menyerah. Tampak dari wajahmu yang tegang, tapi luar biasa gembira mencoba hal baru. 20 langkah! Dan berakhir di pelukan bunda..

Kurang lebih sepekan setelahnya, ia mulai berani berjalan dari dinding ke dinding lepas tangan. Lalu mulai berani berdiri dari duduk untuk kemudian jalan.

You’re officially can walk freely now, Ayuma..

dan Ayuma mulai tak lagi memerlukan jemari bundanya untuk dituntun. Ia sudah bisa berjalan ke sana kemari sekarang, tanpa perlu dituntun lagi. I kinda miss that part a lot, sungguh. And it successfully made me moved. Membuat pikiran saya menerawang jauh ke masa depan, saat2 di mana Ayuma bertumbuh semakin mandiri.. MasyaAllah, fa tabarakallah.. Saat ini Ayuma makin berani melatih motorik kasarnya; naik-turun tangga, dari mulai dituntun sampai naik-turun sendiri. Betapa tangguh kamu nak :*

So that’s the story i really wanna share to you (i tell myself this story should documented very well in my blog, postingan wajib!) , and finally i’m done.

Ayuma, you go girl, fantashiruu fil ardh!
(jelajahilah muka bumi!)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s