why don’t you blogging?

image

Pada dasarnya, saya seorang yang senang bersosialisasi. Saya senang bercengkrama dengan kawan lama, tak segan menyapa orang baru, daan amat suka mendengar kabar (did i said ‘update info’, or ‘latest news’? Fesbuk bangeut! ) dari kawan-kawan di lingkaran saya. Well, mungkin saya tak sering menunjukannya secara langsung, secara tipe kepribadian saya adalah melankolis yang ngga terlalu suka mengekspresikan sesuatu, saya lebih suka mencari tahu sendiri kabar-kabar dari lingkaran saya itu. Tak lain dan tak bukan adalah dari media sosial.

Aktivitas rutin harian yang saya jalani, serta weekend yang hampir selalu rutin ngaji & silaturrahim ke rumah omanya Ayuma, membuat agenda silaturrahim dengan teman-teman menjadi prioritas nomor sekian. Maka saya berterima kasih pada media sosial, yang membuka jendela kehidupan setiap orang selebar-lebarnya. I do care about what you wrote on your fb & whatsapp status, or sometimes your latest tweet, about what’s your bio, and so forth. Saya suka mengecek timeline fb hanya untuk mendapat kabar dari teman-teman. Lebih seru lagi, jika bisa mengetahui tak sekadar kabar, tapi detil cerita dari kabar singkat yang berseliweran di socmed. Di mana kita bisa menemukannya? Of course: blog!

Yap, saya memastikan apakah orang-orang dekat di lingkaran saya punya blog atau tidak. Sekali lagi dengan cari tau sendiri, tentunya :p (atau kadang tanya langsung). Domain-nya terserah, apapun, selama friendly untuk browser hp macam Opera Mini atau UC Browser Mini (saya mengandalkan ini). Maka tiap ada status teman yang lewat di timeline fb, saya suka bertanya-tanya dalam hati “do you blogging?”, yang kemudian diikuti dengan klik-klik berikutnya: buka profile, cari adakah alamat website yang tercantum. Gonna be very excited if i find one :D. Dan saya akan dengan senang hati memasang link ke blog tersebut di blog saya–makanya blogroll saya banyak, untuk saya kunjungi setiap ada kesempatan. Oia, buat saya beda jika teman-teman banyak update hanya melalui fb. Sorry, it doesn’t count. Alasannya karena status atau foto2 yang di-share di fb ngga didesain untuk bisa diakses semudah blog. Lebih mirip portal berita online sepertinya ya, sulit untuk di-track.

Tentunya, di blog seseorang kita ngga hanya bisa tau kabar mereka. People really like to share anything, terutama lagi tentang hal-hal yang menginspirasi kehidupan mereka. Inilah manfaat blogwalking, kita bisa panen inspirasi dari mana saja, pun hanya tentang hal-hal simpel. Dari blog, kita bisa dapat ilmu baru, mengambil hikmah dari kisah hidup orang lain, bahkan kita bisa mengenal dunia! Isn’t that amazing?

Jadi iya, tiap kali mengetahui bahwa teman saya nge-blog, saya senang sekali. Itu berarti makin banyak teman untuk berbagi inspirasi. Kalo ketemu teman yang ngga nge-blog, “why don’t you blogging?” begitu saya bertanya-tanya dalam hati. Sayang sekali. Apalagi untuk teman keren yang dikaruniai Allah untuk sekolah di luar negeri, atau teman kampus yang kembali mengabdi ke daerah asalnya nun jauh di pelosok, atau teman yang bergelut di passion-nya di bidang ini dan itu, atau simply teman yang udah jadi ibu rumah tangga, why don’t you share your stories? Karena tiap orang pasti punya pengalaman berbeda yang bisa diambil pelajarannya, dari berbagai arah dan sudut pandang lho! Seriously, you are cool if you’re blogging B)

Soal ability dalam menulis, yang seringkali jadi alasan kenapa seseorang ngga ngeblog, saya percaya itu bisa diasah seiring kita banyak membaca dan menulis. Soal tulisan yang kaku, ngga seru, ngga mengalir, less inspiration, hehe, menurut saya itu hanya boundary yang kita buat sendiri. Just let it flow. Tulis, tulis, dan tulis aja. Kalo masih ngga pede juga: anggap aja ngga ada yang baca :p. Nulis status fb aja bisa, tinggal kita kembangin dikit aja, tambah detil-detilnya, dramatisir juga ngga ada yang ngelarang :p, jadi deh sebuah tulisan. And i appreciate every single post you wrote, dear. Saya akan dengan ringan hati memberi bintang ‘like’ (kalo blogmu di WordPress ya), atau menyempatkan komen kalo bisa (sayangnya agak sulit komen di blogspot buat blogger yang ngandelin hp kayak saya, dan kalo tumblr, saya ngga bikin akun di sana).

So, people, siapapun kamu, apapun pekerjaanmu, menulislah dan aktiflah ngeblog! Go inspire the world through it! πŸ™‚

image source you might need to open, more about blogging world

Advertisements

2 thoughts on “why don’t you blogging?

  1. verba volant scripta manent (apa yg diucapkan akan berlalu, apa yg tertulis akan mengabdi. klo kata descartes seorg filsuf ternama, cogito ergo sum ( aku berfikir maka aku ada ), nah klo buat para blogger yang paling keren itu kalimatnya si robert scholes mgkn, scribo ergo sum, aku menulis maka aku ada heheh. betuuul…betul…betul. setuju ama ka eza, why you don’t blogging? karna berkat tulisanmu mgkn ada byk org yg terinspirasi, even hal remeh temeh menurut kamu tp krn ada selipan hikmah yg di pahat jg olehmu disana, eh ternyata bagi org lain itu istimewa. bkn begitu bunda ayuma?:D. nice post, i like it. lanjutkaaaaaan

    1. exactly, Di πŸ˜‰ terima kasih sudah mampir lagi ya πŸ™‚
      so what’s yours Di? let me know ya, nanti kupasang link-nya di blogroll πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s