#day5 – The iBuk-iBuk Project

image
"they're connected". image source: turbosquid.com

empat kawan yang telah lama tak bersua, kini dipersatukan kembali. Oleh sebuah misi mulia: menebarkan ilmu.

Ceile banget yaa openingnya. Pagi ini saya begitu bersemangat menyongsong hari, karena hari ini adalah pertemuan pertama proyek bersama yang coba kami gagas mulai juni ini. Ada Mey, Be, Cha, dan saya sendiri yang tergabung dalam proyek tersebut. Kami mejadwalkan jam10 kumpul di rumah Cha.

Tiga di antara kami sudah gendong anak saat berkumpul tadi ๐Ÿ˜€ uniknya, keberadaan bocah-bocah kecil yang beda usianya tak berjauhan itu justru memberi warna tersendiri pada pertemuan kami. Yang biasanya dulu kalo rapat bisa fokus, nulis di papan tulis, nyatet diskusi dan keputusan-keputusan forum, sekarang mau nulis dikit si anak ambil alih spidol dan papan tulis, lalu mulai corat-coret sana-sini ๐Ÿ˜€ trus kami diskusi sambil nyuapin anak makan dan ngemil, gantian boboin, ngawasin mereka main, dan perbincangan tentang anak-anak mendominasi banget :). It’s kinda weird to know that when we have a kid, it seems that we talk much more than we need in a day, as a woman (it’s like more than thousands words, isn’t it?).

Yeah, most of us are moms with baby that we carry almost every second in our life now. Sebagai yang ingin tetap mendampingi tumbuh kembang anak-anak kami dengan menjadi fulltime mother, kami tetap ingin menjadi lebih berarti. Ingin rasanya terus menjaga ilmu yang telah kami terima di bangku kuliah. Ilmu tentang keajaiban dari kehidupan, yang kami telah hidup bersamanya beberapa tahun belakangan ini. Bagaimana pun, ia seperti telah menjadi bagian dari diri kami, mengalir dalam darah kami. Dan salah satu cara menjaga ilmu adalah dengan membaginya kepada adik-adik penuntut ilmu.

Kami berbincang banyak. Tentang kabar masing-masing. Tentang anak. Tentang kabar teman. Juga tentang mimpi dan cita-cita yang masih menyala, walau banyak pula target hidup yang berubah–lebih realistis, namun tetap idealis inSyaAllah. Melepas rindu, karena memang sudah bertahun-tahun kami tak bertemu. Seperti mengulang masa-masa dahulu, dengan usia yang makin menua.
***
Wow ternyata random bgt ini postingan. Yang jelas, saya berterima kasih, pada Mey yang menggagas ide proyek ini, atas kesempatan emas yang diberikan pada saya yang apalah dibanding kawan-kawan dalam tim. Juga pada teman-teman yang telah berbagi semangat. Jazakunnallahu khayran, bertemu kalian membuatku merasa muda lagi, merasa semangat lagi..

#NulisRandom2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s