We Are All Blinded

blinded

Adakah di antara ibu-bapak di sini, yang begitu anak lahir, sudah tahu bagaimana mengurus bayi, menyiapkan mpasi, mengajarkan pendidikan karakter, tanpa sebelumnya baca referensi, atau minimal tanya-tanya, tentang itu semua?

No, we are all blinded.

Kita hanya dibekali insting menyayangi, melindungi buah hati kita. Tetapi ilmu, ilmu harus dicari ke luar sana. Ia tidak automatically ter-install sesaat setelah kita menyandang status orangtua.

Because we are all blinded.

Karena itu kita berusaha googling, membaca page parenting di FB, baca buku, ikut seminar, gabung di grup kuliah WhatsApp ini itu (#curhat), berusaha meng-install berbagai ilmu perbekalan untuk merawat-mendidik anak kita.
***
Kita, sebagai manusia, terlahir dengan fitrah sebagai muslim. Tapi dalam diri kita belum ter-install tata cara menjalani hidup sebagai seorang hamba Allah, bagaimana agar berhasil dalam perjalanan menuju negeri akhirat.

We are all blinded. By the darkness.

Maka Allah jadikan Al Qur’an sebagai penerang. Dan seketika, segala arah menjadi jelas. Yang harus kita lakukan adalah mencari ilmunya, kemudian meng-install-nya ke dalam internal storage kita.

Kita seringkali merasa blinded sebagai orangtua, maka kita mencari ilmu parenting. Tapi berapa banyak dari kita yang merasa blinded sebagai manusia, dan berusaha mencari petunjuk?

(13 Februari 2017)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s