Category: klorofil

Gerhana Matahari Total 2016, apa kabar Jakarta?

image
Kenampakan Gerhana Matahari 2016 di Indonesia

Super quick post, saya kopas informasi ini dari FB Prof Thomas Djamaluddin. Jakarta tetap kebagian gerhana, dan walau tidak penuh, persentasenya lebih dari 88%, yang mana disebut mirip dengan gerhana di jaman Rasulullah saw. Shalat, bersedekah, dan berdzikirlah pada Allah, sebagai tanda ketundukan kita pada KemahakuasaanNya, KemahabesaranNya. Tidakkah kita begitu kecil di antara ciptaanNya? Fa tabaarakaallahu ahsanul khaaliqiin.. Continue reading “Gerhana Matahari Total 2016, apa kabar Jakarta?”

Advertisements

#day11 – Lepidoptera, Ordo Tercantik di Dunia

image
Ornithoptera goliath, the Pride of Eastern Tropics. (source: en.butterflycorner.net)

Introduce your kids to the nature!

Kupu-kupu yang lucu
Kemana engkau terbang
Hilir mudik mencari
Bunga-bunga yang kembang

Berayun-ayun
Pada tangkai yang lemah
Tidakkah sayapmu
Merasa lelah

Pernah terkagum dengan keindahan kupu-kupu? Yep, sepertinya kita ngga sendirian ya. Warnanya yang mencolok membuat siapa saja suka memandangnya. Ngga berlebihan kalo kita menobatkan kupu-kupu sebagai ordo paling cantik di dunia.

Continue reading “#day11 – Lepidoptera, Ordo Tercantik di Dunia”

#day9 – Rio: “birds of blue feather, have to stick together!”

image

Adakah ibu-ibu di sini yang masih senang nonton film animasi?

*raising hand*

Well, kegemaran dari kecil rupanya masih membekas hingga sekarang ya. Saya selalu penasaran tiap ada film animasi baru yang keluar. Pertama karena visualisasi pada film animasi sangat menarik dengan warna-warninya. Kedua, karena biasanya film animasi diperuntukkan untuk semua umur, sehingga film animasi bisa jadi alternatif hiburan untuk keluarga. Ketiga, ekspresi setiap tokoh digambarkan dengan sangat detil (this might be the best part), dan keempat, tentu saja, sebagai sarana saya belajar bahasa inggris.

Dari semua jenis film animasi, saya paling suka film tentang binatang, apalagi jika digarap dengan cukup ilmiah. Tokoh dengan ciri fisik yang sesuai dengan aslinya, juga perilaku dan istilah biologi yang digunakan dalam banyak dialog, menjadi amat menarik bagi saya sebagai anak biologi. Seperti film animasi Rio, yang berkisah tentang kehidupan spesies Spix’s Macaw yang terancam punah. Kali ini, saya akan membahas sisi biologi dan juga kisah dibalik film Rio.

Continue reading “#day9 – Rio: “birds of blue feather, have to stick together!””

welcome to the club, INFP!

image

Once i’ve read an article about one kind of personality named INTJ in a blog, and then i’ve heard INTJ mentioned again in a discussion once or twice, aand i’ve seen several people wrote that kind of personality on their bio twitter and whatsapp status. Felt curious about this, i began to search about it.

The INTJ is just one of 16 personalities developed by a psychologist named Isabel Briggs Myers with her mother Katharine Cook Briggs, also known as Myers-Briggs Type Indicator (MBTI), which became the most popular personality indicators used today. It’s an advanced and elaborated theory of several known theory before, created by the father of analytical psychologist, Carl Jung. There are five personality aspects that when combined define the personality type: Mind, Energy, Nature, Tactics, and Identity. Mind shows how we interact with other people (Extraverted/Intraverted), Energy determines how we see the world and process information (iNtuitive/obServant), Nature determines how we make decisions and cope with emotions (Thinking/Feeling), while Tactics reflects our approach to work, planning, and decision-making (Judging/Prospecting), and finally, Identity shows how confident we are in our abilities and decisions (Assertive/Turbulent).

Continue reading “welcome to the club, INFP!”

Penyakit Dan Obat pada Lalat

30 Desember 2012  09:04
Annisa Balqis, Alpha CMa-0304

Nabi Bersabda, “Apabila seekor lalat masuk ke dalam minuman salah seorang kalian, maka celupkanlah ia, kemudian angkat dan buanglah lalatnya sebab pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap lainnya ada obatnya (HR. Bukhari, Ibn Majah, dan Ahmad)

Dalam riwayat lain: “Sungguh pada salah satu sayap lalat ada racun dan pada sayap lainnya obat, maka apabila ia mengenai makananmu maka perhatikanlah lalat itu ketika hinggap di makananmu, sebab ia mendahulukan racunnya dan mengakhirkan obatnya” (HR. Ahmad, Ibn Majah)

Diantara mu’jizat kenabian Rasulullah dari aspek kedokteran yang harus ditulis dengan tinta emas oleh sejarah kedokteran adalah alat pembuat sakit dan alat pembuat obat pada kedua sayap lalat sudah beliau ungkapkan 14 abad sebelum dunia kedokteran berbicara. Dan penyebutan lalat pada hadits itu adalah bahwa air tetap suci dan bersih jika dihinggapi lalat yang membawa bakteri penyebab sakit kemudian kita celupkan lalat tersebut agar sayap pembawa obat (penawarnya) pun tercelup ke air.

Dan percobaan ilmiah kontemporer pun sudah dilakukan untuk mengungkapkan rahasia di balik hadits ini. Bahwasannya ada kekhususan pada salah salah satu sayapnya yang sekaligus menjadi penawar atau obat terhadap bakteri yang berada pada sayap lainnya. Oleh karena itu, apabila seekor lalat dicelupkan ke dalam air keseluruhan badannya, maka bakteri yang ada padanya akan mati, dan hal ini cukup untuk menggagalkan “usaha lalat” dalam meracuni manusia, sebagaimana hal ini pun telah juga ditegaskan secara ilmiah. Yaitu bahwa lalat memproduksi zat sejenis enzim yang sangat kecil yang dinamakan Bakter Yofaj, yaitu tempat tubuhnya bakteri. Dan tempat ini menjadi tumbuhnya bakteri pembunuh dan bakteri penyembuh yang ukurannya sekitar 20:25 mili mikron.

Maka jika seekor lalat mengenai makanan atau minuman, maka harus dicelupkan keseluruhan badan lalat tersebut agar keluar zat penawar bakteri tersebut. Maka pengetahuan ini sudah dikemukakan oleh Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dengan gambaran yang menakjubkan bagi siapapun yang menolak hadits tentang lalat tersebut.

Dan Dr. Amin Ridha, Dosen Penyakit Tulang di Jurusan Kedokteran Univ. Iskandariyah, telah melakukan penelitian tentang “hadits lalat ini” dan menegaskan bahwa di dalam rujukan-rujukan kedokteran masa silam ada penjelasan tentang berbagai penyakit yang disebabkan oleh lalat. Dan di zaman sekarang, para pakar penyakit yang mereka hidup berpuluh-puluh tahun, baru bisa mengungkap rahasia ini, padahal sudah dibongkar informasinya sejak dahulu. Yaitu kurang lebih 30-an tahun yang lalu mereka menyaksikan dengan mata kepala sendiri obat berbagai penyakit yang sudah kronis dan pembusukan yang sudah menahun adalah dengan lalat.
Berdasarkan hal ini, jelaslah bahwa ilmu pengetahuan dalam perkembangannya telah menegaskan penjelasannya dalam terori ilmiah sesuai dengan hadits yang mulia ini. Dan mukjizat ini sudah dikemukakan semenjak dahulu kala, 14 abad yang silam sebelum para pakar kedokteran mengungkapkannya baru-baru ini.

( http://www.islamicmedicine.org )

***

Mulai sekarang saya memutuskan untuk mengepos semua sirius’ messages di sini; salah satu kegiatan rutin kami, berbagi ilmu serta nasehat yang menyejukkan. Semoga pun bermanfaat tuk semua.