Tag: foods

One Great Invention: Mushola Truck!

Satu kata: keren.
Another awesomeness di event 3rd UI-IBF kemarin adalah adanya Mushola Truck. Jadi ceritanya saya dan Atif mau shalat zhuhur, nah tempat shalat yang disediakan panitia itu agak jauh yaitu di bawah gedung Annex, sedangkan kondisinya Atif bawa stroller jadi agak sulit menuju ke sana. Akhirnya kami mutusin untuk shalat di Mushola Truck yang lokasinya dekat pintu masuk UI-IBF. 

Mushala Truck ini adalah truk yang dijadikan tempat shalat, lengkap dengan karpet sajadah, alat shalat yang bersih serta air kran bersih untuk wudhu. Truk ini sudah diposisikan kemiringannya sesuai kiblat, jadi ngga bingung lagi soal arah kiblat. Impressed banget sama ‘mushola berjalan’ ini karena keren dan nyaman fasilitasnya, dan terbukti ngebantu orang yang mau shalat tapi sulit menjangkau bawah gedung Annex. 

Awalnya saya kira Mushola Truck ini disediakan oleh panitia juga sebagai alternatif tempat shalat, ternyata bukan lho. Yang nyediain mushola ini ternyata Resto Wong Solo (@wongsolo_resto), salah satu resto peserta stand kuliner UI-IBF. Kalo sedikit ngintip akun IGnya, resto ini termasuk yang terdepan membantu korban bencana banjir Bantul kemarin dengan menyalurkan ribuan paket makan, sembako, peralatan sekolah, serta truk mushola ini. Keren bgt 😭 Resto Wong Solo juga nyediain Mushola Truck di event besar yang biasanya kurang memperhatikan akses shalat. Kabarnya mushola mobile ini bisa disewa dan biayanya 0 rupiah alias gratis. Wow! 

Ide truk mushola aja udah out of box banget (meski ini bukan yang pertama, saya pernah lihat juga pas aksi Palestina kemarin), bikin truk mushola dananya ngga sedikit, udah gitu kalo yg ngadain semacam lembaga kemanusiaan itu udah umum ya, tapi ini resto gaes. Semoga berkah ya orang-orang dibalik Mushola Truck ini!

#30haribercerita 

#30HBC1805

Advertisements

#day8 – recipe: omelette rice

image
voila!

Postingan pertama tentang resep!
Hehe, nasip jarang bereksperimen di dapur.

Jadi saya punya tips life hacks nih sodara-sodara. Pernah ngalamin punya nasi sisa di magicom yang sudah mulai mengering, atau malah mulai agak basah, tapi dibuang sayang? Dibikin omelet nasi aja!

Ini bukan seperti omelet nasi yang biasa ya. Resep ini murni idenya mama saya. Karena makanan yang anak-anaknya suka itu terbataas banget, jadi mama coba kreasi makanan berbahan telur. Kalo cuma diceplok atau didadar aja kan sering bosen ya. Dan ternyata, kami sukaa banget! So, sampai sekarang, di rumah sendiri pun saya masih sering banget bikin omelet nasi, selain buatnya gampang bin express, husband juga suka :9

Bahan:
1. Telur (1 buah aja)
2. Nasi (1 centong, atau sesuai selera)
3. Margarin secukupnya
4. Keju

Cara membuat:
1. Kocok telur seperti biasa
2. Masukkan 1 centong nasi, aduk rata
3. Panaskan margarin di atas wajan rata, setelah itu tuang campuran nasi dan telur
4. Masak hingga tampak garing kecokelatan
5. Angkat lalu tiriskan
6. Tambahkan topping keju parut, omelet nasi siap disajikan

Untuk minyak, saya prefer margarin, karena margarin wangi sekaligus memberi rasa asin yang pas, jadi ngga pakai garam lagi. Terus, saya lebih suka bikin omelet nasinya tipis dan garing, sehingga kalo dimakan pinggirnya kriuk-kriuk. Sesuai selera aja, kalau mau omelet lebih tebal, tambahkan lagi nasi secukupnya. Asal jangan terlalu banyak, karena nanti sulit dibalik dan malah ngga berbentuk.

Oke sekian dulu resep-life hacks kali ini! Bener-bener less ingredients, less time-needed! Ala saya bgt, hehe!

#NulisRandom2015

The Alam Rasa Seafood Restaurant, we obviously will back!

okay i admit that i owe you (my blog of course, unless there are any reader :p) wedneslish, but this week i haven’t write one since i almost haven’t much time to write in weekdays. My daughter has some changes in her bedtime (these days she slept almost at 11pm) so i couldn’t survive any longer in the midnight.

This time I’m gonna have a culinary journal, my first though. Here we go.

disclaimer: although this post would talk about food, there won’t be any food pict. It’s because i used to commit myself not to take any photo of whatever my dish, no matter how delicious it looks, because it’s tooo mainstream, and I’m not that kind of those people who put it on socmed just so the world know what they eat, y know.

But from now on i think i should consider it again.

Besides, I’m an amateur after all. Am i?

Continue reading “The Alam Rasa Seafood Restaurant, we obviously will back!”