Tag: life

We Are All Blinded

blinded

Adakah di antara ibu-bapak di sini, yang begitu anak lahir, sudah tahu bagaimana mengurus bayi, menyiapkan mpasi, mengajarkan pendidikan karakter, tanpa sebelumnya baca referensi, atau minimal tanya-tanya, tentang itu semua?

No, we are all blinded.

Kita hanya dibekali insting menyayangi, melindungi buah hati kita. Tetapi ilmu, ilmu harus dicari ke luar sana. Ia tidak automatically ter-install sesaat setelah kita menyandang status orangtua.

Because we are all blinded.

Continue reading “We Are All Blinded”

Advertisements

Om Telolet Om; Bahagia Itu Memang Sederhana!

Masih hangat yaa kemarin saat sedang viral-viralnya Om Telolet Om, rasanya seisi Indonesia turut bahagia melihat fenomena ini bisa mendunia dengan hal yang sederhana banget, yaitu ketika request Om Telolet Om anak-anak di pinggir jalan dibalas telolet oleh supir-supir bis besar, mulai dari yang singkat sampe panjang banget satu bait lagu hehe. Saya sendiri sekali-kalinya liat live bis telolet pas lagi mau berangkat ngajar, saat itu telolet belum viral, jadi ada bis gede melintas di jalan Akses UI dengan bunyi klakson super kenceng membunyikan not lagu ‘Abang-Abang Bakso’. Otomatis bis itu menyita perhatian orang-orang  banget. Dan apa yang dirasakan saat denger lagu itu? Lucu, dan senang 😀 Tapi postingan ini ngga membahas tentang telolet. Ini adalah postingan edisi pulang kampung akhir tahun 2016. jeng jengg

Jadi ceritanya, Alhamdulillah biidznillah kami jadi jugaa pulang kampung ke Jogjaa setelah sebelumnya maju-mundur, masyaAllah ternyata rizki dari Allah datang dari arah yang tak disangka-sangka. Senin malam tanggal 19 Desember, berangkatlah kami ke Jogja naik kereta Progo yang jadwalnya memang berangkat malam, jam 22.30. Sedikit cerita singkat, kami menuju Stasiun Pasar Senen dengan commuter line, dari yang dijadwalkan jam 19.30 molor jadi jam 20.30, karena husband sedang ngga fit.  Jadilah kami sampe di Stasiun Pasar Senen jam 22.00, yang setelah turun kereta, kami literally laaariii nyusurin lorong terowongan menuju jalur kereta Progo dengan tas di punggung dan saya menggendong Ayuma. Ya Allaaah rasanyaa. Saat lari saya mbayangin ibu-ibu di Aleppo, yang mungkin harus lari menggendong anaknya menghindar dari serangan rudal atau bahkan lari mencari pertolongan saat anaknya terluka T_T dengan semangat ibu-ibu Aleppo itu, saya lari sekuat tenaga, pokoknya harus cepet sampe dan duduk di kursi kami.. Alhamdulillah berhasil. Pfiuh ini pertama kalinya harus lari ngejar kereta ke Jogja, semoga yang terakhir..

Continue reading “Om Telolet Om; Bahagia Itu Memang Sederhana!”

[transcript] The Job of A Muslim

person-walking
source: sahealth.sa.gov.au

What is the role of the da’i and how women can fulfill that role?

Our job is not to be da’i, our job is to be a muslim. Ibrahim ‘alaihissalam gave us this deen, the name of this deen and he said, “our Lord, and make us muslims (in submission) to you and from our desdcendants a muslim nation (in submission) to You.” (2:128)

Our role is to be a muslim. never lose that title. This is the title that we are proud of, everything else is a piece of this one tree. Everything else is a fruit of this one tree. Your job in life is not to be a da’i. Your job in life is to be a muslim.

Now, as a muslim, you have lots of responsibilities. Some responsibilities you absolutely have to fulfill every single day. As a parent, i have responsibilities to my child. I have responsibilities to my parents. I have responsibilities to Allah for salah. I have responsibilities of earning. I have these responsibilities everyday, and i have to fulfill them, and i have to try to do justice for all of them.

Continue reading “[transcript] The Job of A Muslim”

tegas pada diri


Ketahuilah, bahwa tanpa ketegasan, kau takkan pernah membaik. Selamanya kau hanya akan jadi tanah liat.

Ketahuilah bahwa Rabb-mu mentarbiyahmu dengan ujian, tak lain agar engkau menjadi pribadi yang kokoh-tangguh-tegas lagi aplikatif. Jangan pernah menunggu. Sekali Allah memberimu pelajaran, sadarlah segera untuk mengaplikasikannya! Sebelum Allah katakan: Enough is Enough.
#partofme, 2011