Tag: ramadan

One Ramadan Journal 1436

Ya Allah, hiburlah kedukaan kami dari perpisahan dengan bulan Ramadhan. Jadikanlah amal kebaikan kami ada pada akhir hidup kami, dan jadikanlah hari terbaik kami adalah saat kami bertemu denganMu..

***

Sore hari di 29 Ramadhan. Kami yang sudah di kampung halaman sejak awal bulan juli kemarin, tengah harap-harap cemas menanti hasil sidang itsbat; adakah Ramadhan bisa kita khidmati satu hari lagi? Akankah kami bisa sekali lagi merasakan shalat tarawih terakhir di malam itu, dan menghabiskan satu hari lagi penuh dengan doa serta tilawatil Quran?

Sebagaimana prediksi yang banyak beredar dari sumber terpercaya bahwa hilal akan sangat sulit diamati karena ketinggian kurang dari 3 derajat–yang berarti kemungkinan Ramadhan akan digenapkan menjadi 30 hari, awalnya saya santai saja menanti sidang itsbat. Dan terkejutlah saya ketika hasilnya di luar dugaan; hasil yang menggembirakan semua pihak tentu, terutama karena akhirnya tahun ini kita lebaran bareng, tak lagi beda. Husband pun bertakbir gembira menyambut hari kemenangan yang sudah amat dekat itu. Allahu akbar! Pekiknya di depan tv rumah.

Tak ingin melewatkan momen parade takbiran yang sudah menjadi tradisi tahunan, kami berangkat ke Masjid Agung Sleman yang menjadi titik kumpul para peserta parade takbiran yang dilombakan itu. Allahu akbar, walillahil hamd. Di sepanjang perjalanan ke sana, kami semangat bertakbir. Am i happy that night? Gratefully happy. Sambil menyaksikan kreativitas peserta parade, kami turut bertakbir dengan ceria. Malam itu benar-benar full of delights. (apalagi sebagai orang kota, saya excited bgt liat beginian, mereka kreatif dan semangat2 bgt. Salut!)
image

image

image

image

Sepulang dari sana, jelang tidur, ada yang tak bisa disembunyikan. Mengetahui bahwa hari kemenangan esok pagi tiba yang juga berarti perpisahan dengan bulan yang dicinta, membuat derai airmata. Mengenang hari-hari penuh fighting, berlatih menjadi sebenar orang shalih, karena di luar Ramadhan kita sering hidup tersia. See how Ramadhan has changed you this far. Ramadhan sudah seperti sahabat karib, yang kedatangannya kita nanti, dan perginya kita tangisi. Jika Ramadhan bisa dipeluk, ingin kita memeluknya dan kita katakan, “mohon jangan pergi.. Atau kembalilah setahun lagi..”. But how i wish you’d be here with me all year around. Oh Ramadan, laytaka dawman qareeb, how i wish you were always near..

I just love the way you make me feel
Every time you come around you breathe life into my soul
And I promise that
I’ll try throughout the year
To keep your spirit alive
In my heart it never dies
Oh Ramadan!
(Ramadan, Maher Zain)
image

***
me-ramadhan-kan hidup.. itu juga berarti mulai membawa kalimat-kalimat langit lebih dekat ke bumi, melingkupi setiap peristiwa hidup sehari-hari; ‘memadukan sakralitas kehendak wahyu dan dinamika realita kehidupan.’
(status Ramadhan 5 tahun yang lalu)

Dan inilah, inti dari perjalanan Ramadhan kita. Sebulan kita membersamai Alquran di syahrul Quran, semoga ia tersimpan dalam hati, lalu terproyeksi dalam gerak amal. Bahwa Alquran tak hanya untuk dibaca, dilantunkan, dihafal, namun ia adalah petunjuk jalan yang mengubah hidup! Waffaqanallah..

Advertisements

Not the end of era: tips ringan menjalani Ramadhan untuk yang datang bulan

image

Hari-hari pertama puasa tetiba haidh datang? Well, It’s not the end of era after all. Jangan dijadikan alasan untuk patah semangat, apalagi jadi minim amal shalih. Karena meski kita ngga bisa puasa, shalat, tarawih, dan–jika ada yang ambil pendapat ngga boleh-tilawah, masih banyak amalan yang bisa kita lakukan, dan ini di antaranya:

Continue reading “Not the end of era: tips ringan menjalani Ramadhan untuk yang datang bulan”

#day18 – let us embrace Ramadhan :)

image
source: thetimes.co.uk

Just smell the grass, the wind, just like i dream they be
Just feel that summer breeze, the way it’s calling me
For like many times ever, i completely feel alive
That’s when Ramadhan begin..

Let us embrace Ramadhan 🙂

***
Sounds familiar, huh? 😀
Well, jujur, saya seneng banget Ramadhan telah tiba! Alhamdulillah. Pengen posting untuk #day18 ini dari semalem dengan topik lain, tapi ngga ada hal yang membuat saya fokus sekaligus antusias daripada Ramadhan! And, i just don’t know how to express this overwhelming feeling.

Continue reading “#day18 – let us embrace Ramadhan :)”

[Seri Ramadhan – Part 3] Delapan Doa untuk Delapan Rakaat

image
source: b-muslim.com

Oleh Kareem Elsayed

It’s H-3 already!

Banyak yang meyakini bahwa bulan ramadhan teramat spesial karena di dalamnya terdapat malam 1000 bulan. Tetapi tahukah, apa yang membuatnya benar-benar istimewa? Pada malam lailatul qadar, turun ke bumi semua ketetapan (takdir) Allah atas setiap urusan kita. Seperti firman Allah, “pada malam itu dijelaskan semua urusan yang penuh hikmah.” (Ad Dukhan [44]: 4), atau ayat yang lebih akrab lagi, “pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan.” (Al Qadr [97]: 4).

Dan tahukah, bahwa ada satu hal yang dapat kita lakukan untuk mengubah (memperbaiki) takdir kita yang pada saat itu diturunkan dari langit?

Continue reading “[Seri Ramadhan – Part 3] Delapan Doa untuk Delapan Rakaat”