Tag: nulis

Ice Jacket Challenge di UI Islamic Book Fair 2017

Ikutan truck freezer di event UI Islamic Book Fair di Balairung 🙂 seru!

#30haribercerita kali ini mau cerita tentang 3rd UI-IBF kemarin aja yaaa

Kami baru ke sana di dua hari terakhir, yaitu hari jumat dan sabtu 29 & 30 Desember. Di hari jumat unexpectedly ketemu sahabat-sahabat jaman di kampus, yaitu Atif dan Dyfi lengkap dengan krucils 😍

Selain hunting buku, mainan edukatif anak dan kulineran, di sana kami nyobain truck freezer-nya Ice Jacket Challenge. Ada yang pernah dengar? 

Ice Jacket Challenge adalah tantangan untuk merasakan bagaimana musim dingin di negeri Syam. Stand dari Aksi Cepat Tanggap (ACT @actforhumanity ) ini menyediakan simulasi kondisi pengungsi Suriah dan Palestina di musim dingin; ada yang berupa jaket es dengan virtual reality, dan ada yg berupa truck freezer. 

Kami masuk ke dalam truk berpendingin dengan setting camp pengungsian, kemudian di dalamnya kami diperlihatkan video keadaan pengungsi di sana. Mereka tinggal di tenda-tenda yang terbuat hanya dari kain, tidur juga beralaskan kain, dan setiap hari mereka harus pergi jauh membawa galon-galon menuju sumber air untuk kebutuhan minum, yang mana airnya juga tidak jernih dan bisa saja menyebabkan penyakit.

Dengan suhu di dalam truk yang di-setting 20-an derajat celcius dan saya udah kedinginan, ternyata masih jauh banget dengan kondisi asli di sana yang suhunya mencapai 10 derajat celcius. Bayangkan para pengungsi yang menghadapi kondisi tersebut setiap hari 😥

Saya ngga tau kalau di luar event macam ini, gimana caranya untuk bisa nyobain Ice Jacket Challenge. Kalo suatu hari temen2 liat truk ini, langsung deh cobain.

Salut sama ACT yang kreatif bikin campaign out of box kayak gini. Temen2 yuk donasi!

#30haribercerita

#30HBC1803

Advertisements

​Hidayah itu apa sih? Sebuah penjelasan mind-blowing 

image source : prophetpbuh.com

Menurutmu, apa itu hidayah? Sesuatu yang datangnya bisa jadi hanya sekali dalam hidup (dan ngga semua orang bisa dapat hidayah), yang kedatangannya akan mengubah cara pandang kehidupan, memperbaiki pemahaman terhadap Islam, yang memperbaiki perilaku sehari-hari menjadi lebih alim?
Bisa jadi demikian. 

Tapi mari simak penjelasan Ustadz Nouman Ali Khan tentang hidayah (petunjuk, guidance). Menurut beliau, in a very simple way, hidayah adalah diberinya kemampuan memilih opsi yang benar di antara 2 pilihan yang kita hadapi.

Setiap detiknya kita selalu dihadapkan dengan 2 opsi yang harus kita pilih. Saat adzan subuh, kita punya opsi untuk segera bangun atau tetap tidur. Saat melihat hal yang bukan hak kita, ada opsi untuk tetap menatap atau menundukkan pandangan. Saat dimarahi orangtua, ada opsi untuk membalas atau diam. Saat merasa pekerjaan kurang berkah, ada opsi untuk tetap bekerja demikian atau mencari yang lain. Saat teman mengajak hura-hura, ada opsi untuk bergabung atau menolak. Mind-blowing enough? Seumur-umur kenal kosakata hidayah, ngga pernah terpikir sampai ke sini.

Jadi menurut beliau hidayah adalah dikuatkannya seseorang oleh Allah untuk memilih pilihan yang benar di antara 2 pilihan. Benar menurut pandangan Allah ya, bukan menentukan standar sendiri. Dari mana kita bisa tau mana yang benar atau salah dalam pandangan Allah? Dari Al Quran. Kitab yang tiada keraguan padanya.

***

Dalam shalat di setiap duduk di antara dua sujud, ada bacaan doa “wahdinii” (dan tunjukilah aku). Yuk resapi lagi tiap baca doa ini.

#30haribercerita 

#30HDC1802

It’s All Because of Aisha

salah satu teaser dari akun Instagram @filmaac2

​To be honest, I’ve been following @filmaac2 (akun official film Ayat-Ayat Cinta 2) months before it released, it was my most anticipated movie this year. Saya ikutin teaser, trailer, sampe nyimak salah satu video interview khusus dengan Pak Manoj Punjabi sang produser tentang betapa beliau se-passionate itu menggarap film ini (quite a lot of surprising informations there).

Setelah berhasil nonton sepekan setelah tayang perdananya (ngga berani nonton hari pertama karena ngga kebayang antriannya kayak apa), here’s my highlights :

1. Betapa Aisha begitu penting dalam kehidupan Fahri, she’s his partner of life, his real inspiration. Aisha ada dibalik keputusan-keputusan Fahri hingga saat ini, meski Aisha telah hilang selama 7 tahun ketika ia tengah meliput wilayah konflik Gaza, Palestina.

Fahri punya banyak bisnis, itu warisan Aisha dan Fahri hanya melanjutkan amanah istrinya itu.

Fahri bertetangga dengan orang2 yang beragam latar agamanya, itu adalah permintaan Aisha agar Fahri merasa seperti di kampung halamannya yang tetap ‘unity in diversity’.

Fahri tak tanggung-tanggung menolong tetangga terdekatnya yang membutuhkan, itu karena ia benar-benar berharap akan menjadi wasilah ditemukannya Aisha, atau jika Aisha memang telah tiada, ia berdoa agar itu dihitung sebagai kebaikannya Aisha.

Ada scene di mana Fahri memberi sedikit uang pada pedagang perempuan bercadar yang barang dagangannya baru saja dicuri, ia kemudian berkata, “please pray for my wife; Aisha”. See how he still desperately hope that his wife will come back someday? See how he still remembering her in every step he take? di scene ini aja udah maunangis.

*to be continued

#30haribercerita

hello, hiatus

a very long curcol, don’t read this. You’ve been warned.

After (almost) a month of massive posts in my blog trying to challenge myself to follow #NulisRandom2015, here eventually i meet hiatus. Hello there. I guess you’re glad to meet me again after these years.

My first moment of ‘silence’ is exactly after my 20th day of NulisRandom on June 2015, after thinking all over again considering not to continue the project that hundreds of people enthusiastically participated. But why i quit after going that far (only 10 days left to finish it!)? Continue reading “hello, hiatus”

why don’t you blogging?

image

Pada dasarnya, saya seorang yang senang bersosialisasi. Saya senang bercengkrama dengan kawan lama, tak segan menyapa orang baru, daan amat suka mendengar kabar (did i said ‘update info’, or ‘latest news’? Fesbuk bangeut! ) dari kawan-kawan di lingkaran saya. Well, mungkin saya tak sering menunjukannya secara langsung, secara tipe kepribadian saya adalah melankolis yang ngga terlalu suka mengekspresikan sesuatu, saya lebih suka mencari tahu sendiri kabar-kabar dari lingkaran saya itu. Tak lain dan tak bukan adalah dari media sosial.

Continue reading “why don’t you blogging?”